RPL Tugas 10: Pemeliharaan Software, Jenisnya dan Manfaatnya

January 8, 2014 in Uncategorized

Sedikit berbagi ilmu buat para pembaca.
Perangkat lunak (software) adalah seluruh komponen pengolahan data yang dapat membantu memecahkan masalah diluar dari perangkat hardware yang meliputi system design, program dan prosedur.

Beberapa penggambaran umum tentang perangkat lunak :

1. Perintah (program komputer) yang mana bila dieksekusi akan menghasilkan fungsi sebagai mana yang kita inginkan.
2. Struktur data yang memungkinkan suatu aplikasi dapat memanipulasi informasi secara proporsional.
3. Dokumen yang menggambarkan suatu kegunaan dari pada sebuah program.

Perangkat lunak tersebut dibedakan menjadi 2 tipe yaitu :

1. Produk Generik, yaitu sistem stand alone yang di produksi oleh perusahaan pengembang perangkat lunak dan di pasarkan ke pasar umum.     Contohnya: Microsoft Office.

2. Produk Pesanan, yaitu produk perangkat lunak yang mana akan dikembangkan bila ada perusahaan/konsumen yang memesannya. Contohnya: Sistem Penerimaan Mahasiswa untuk sebuah kampus.

Sedangkan, Pemeliharaan Perangkat lunak (software) adalah proses umum pengubahan/pengembangan perangkat lunak setelah diserahkan ke konsumen. Perubahan mungkin berupa perubahan sederhana untuk membetulkan error koding atau perubahan yang lebih ekstensif untuk membetulkan error perancangan/perbaikan signifikan untuk membetulkan error spesifikasi/akomodasi persyaratan baru.

Ada 4 katagotri pemeliharaan software yaitu :

1. Corrective Maintenance, perubahan yang dilakukan guna memperbaiki kesalahan.
2. Adaptive Maintenance, perawatan berdasarkan perubahan lingkungan.
3. Perfective Maintenance, perubahan untuk meningkatkan kualitas sistem tanpa merubah fungsinya.
4. Preventive Maintenance, Meningkatkan reliability, future maintainability, future enhancement (reverse engineering dan re-engineering).

Beberapa permasalahan yang sering muncul dalam pemeliharaan software :

1. Kesulitan melakukan pelacakan evolusi software pada versi sebelumnya.
2. Kesulitan pelacakan pada proses pengembangan software.
3. Sulit untuk mengerti program orang lain.
4. Tidak adanya dokumentasi yang baik.
5. Tidak adanya narasumber.
6. Kebanyakan software dirancang tanpa adanya pemikiran untuk diubah.

Manfaat dari pemeliharaan software yang bersifat preventif :

1. Pemeliharaan Pencegahan Layanan yaitu Pembaruan perangkat lunak anti-virus, scan virus secara teratur, terus update antivirus perangkat lunak saat ini. Minimalkan resiko yang terkait dengan menerima file yang terinfeksi. File berharga tidak terganggu/dirusak oleh infeksi virus.
2. Backup data, perlindungan dan Pemulihan Bencana. Mengevaluasi strategi cadangan, pengujian, pemantauan dan verifikasi fungsi backup data dan mengembalikan. Meningkatkan uptime sistem dan kritis ketersediaan data dalam kasus kehilangan data. Backup merupakan bagian penting dari perlindungan data.

terima kasih semoga manfaat.

Print Friendly

PARADIGMA

October 22, 2013 in Uncategorized

Model Sekuensial Linier sering disebut Model Air Terjun merupakan paradigma rekayasa perangkat lunak yang paling tua dan paling banyak dipakai. Model ini mengusulkan sebuah pendekatan perkembangan perangkat lunak yang sistematik dan sekunsial yang dimulai pada tingkat dan kemajuan sistem pada seluruh analisis, desain , kode, pengujian, danpemeliharaan.

Model Sekunsial Linier mengikuti aktivitas-aktivitas yaitu:
a. Rekayasa dan Pemodelan Sistem/Informasi
Karena perangkat lunak merupakan bagian dari suatu sistem maka langkah pertama dimulai dengan membangun syarat semua elemen sistem dan mengalokasikan ke perangkat lunak dengan memeperhatiakn hubungannya dengan manusia, perangkat keras dan database.
b. Analisis Kebutuhan Perangkat Lunak
Proses menganalisis dan pengumpulan kebutuhan sistem yang sesuai dengan domain informasi tingkah laku, unjuk kerja, dan antar muka (interface) yang diperlukan. Kebutuhan-kebutuhan tersebut didokumentasikan dan dilihat lagi dengan pelanggan.
c. Desain
Proses desain akan menerjemahkan syarat kebutuhan ke sebuah perancangan perangkat lunak yang dapat diperkirakan sebelum dibuat coding. Proses ini berfokus pada : struktur data, arsitektur perangkat lunak, representasi interface, dan detail (algoritma) prosedural.
d. Pengkodeaan (Coding)
Pengkodean merupakan prses menerjemahkan desain ke dalam suatu bahasa yang bisa dimengerti oleh komputer.
e. Pengujian
Proses pengujian dilakukan pada logika internal untuk memastikan semua pernyataan sudah diuji. Pengujian eksternal fungsional untuk menemukan kesalahan-kesalahan dan memastikan bahwa input akan memberikan hasil yang aktual sesuai yang dibutuhkan
Pemeliharaan
Perangkat lunak yang sudah disampaikan kepada pelanggan pasti akan mengalami perubahan. Perubahan tersebut bisa karena mengalami kesalahan karena perangkat lunak harus menyesuaikan dengan lingkungan (peripheral atau sistem operasi baru) baru, atau karena pelanggan membutuhkan perkembangan fungsional atau unjuk kerja.
Keunggulan dan Kelemahan Model Sekuensial Linier
a. Keunggulan
1. Mudah aplikasikan
2. Memberikan template tentang metode analisis, desain, pengkodean,   pengujian, dan pemeliharaan.
b. Kelemahan
1. Jarang sekali proyek riil mengikuti aliran sekuensial yang dianjurkan model karena model ini bisa melakukan itersi tidak langsung . Hal ini berakibat ada perubahan yang diragukan pada saat proyek berjalan.
2. Pelanggan sulit untuk menyatakan kebutuhan secara eksplisit sehingga sulit untuk megakomodasi ketidakpastian pada saat awal proyek.
3. Pelanggan harus bersikap sabar karena harus menunggu sampai akhir proyek dilalui. Sebuah kesalahan jika tidak diketahui dari awal akan menjadi masalah besar karena harus mengulang dari awal.
4. Pengembang sering malakukan penundaan yang tidak perlu karena anggota tim proyek harus menunggu tim lain untuk melengkapi tugas karena memiliki ketergantungan hal ini menyebabkan penggunaan waktu tidak efesien.

Kapan Waterfall Model Digunakan?

Teori-teori lama menyimpulkan ada beberapa hal, yaitu:
  1. Ketika semua persyaratan sudah dipahami dengan baik di awal pengembangan.
  2. Definisi produk stabil dan tidak ada perubahan saat pengembangan untuk alasan apapun seperti perubahan eksternal, perubahan tujuan, perubahan anggaran atau perubahan teknologi. Untuk itu, teknologi yang digunakan pun harus sudah dipahami dengan baik.
  3. Menghasilkan produk baru, atau versi baru dari produk yang sudah ada. Sebenarnya, jika menghasilkan versi baru maka sudah masuk incremental development, yang setiap tahapnya sama dengan Waterfall kemudian diulang-ulang.
  4. Porting produk yang sudah ada ke dalam platform baru.
Dengan demikian, Waterfall dianggap pendekatan yang lebih cocok digunakan untuk proyek pembuatan sistem baru. Tetapi salah satu kelemahan paling dasar adalah menyamakan pengembangan perangkat keras dengan perangkat lunak dengan meniadakan perubahan saat pengembangan. Padahal, galat diketahui saat perangkat lunak dijalankan, dan perubahan-perubahan akan sering terjadi. Oleh karena terlalu sederhana, Waterfall kemudian mengalami modifikasi untuk meminimalisir beberapa kelemahan dan meningkatkan banyak keuntungan. Di antaranya adalah V-Model dan di tahun 2006 muncul Dual Vee Model dari Kevin Forsberg dan Harold Mooz.
Metode WaterFall ini sendiri dapat digunakan salah satunya pada Sistem pakar penyakit jantung.
Kesimpulan :  Bahwa tidak ada pemodelan yang paling cocok atau paling benar melainkan kembali kepada kebutuhan penggunaan nya
Print Friendly

TUGAS PENGANTAR MULTIMEDIA…

March 18, 2012 in Uncategorized

  1. Berapakah ukuran file yang akan dihasilkan jika anda merekam audio dengan menggunakan resolusi 16-bit stereo, dengan sampling rate 22,05 kHz, selama 5 menit?
  2. Apa yang dimaksud MIDI? Apa keuntungan penyimpanan data audio menggunakan  MIDI?
  3. Apa perbedaan antara tipe bitmap image dengan vector image? Sertakan contoh gambarnya
  4. Secara garis besar image dibagi menjadi 4: monochrome, gray-scale, 8-bit dan 24-bit image, jelaskan dan beri contoh!
  5. Apa perbedaan color-depth dan resolusi pada image?
  6. Misal: image dibuat dengan color-depth 24-bit resolusi 800 x 600, Hitung: ukuran file yang dihasilkan image tersebut!
  7. Apakah anti-aliasing pada image?
  8. Jelaskan model warna pada printer!
  9. Jelaskan perbedaan warna antara RGB, HSV, dan HSL!
  10. Sebutkan fitur pada software yang biasanya menggunakan model  HSV dan HSL!

Jawaban,

  1. Menghitung ukuran file audio :(Rate)( Duration In Second)(bit resolution/8) * 2

    = (22,05*1000)(5*60)(16/8)*2

    = (22050*300*2)*2

    = 26.460.000 byte = 25.839,844 Kb = 25,234 MB

2. MIDI (Musical Instrument Digital Interface)  adalah sebuah antarmuka (interface) untuk pertukaran data  diantara perangkat musik elektronik dan computer, keuntungan menyimpan data audio dalam bentuk MIDI yaitu ukuran filenya sangat kecil jika di bandingkan dengan mp3, sering digunakan dalam ponsel sebagai ringtone.

3. Bitmap Image adalah sebuah image yang terbentuk oleh susunan dari banyak pixel. Gambar bitmap sangat bergantung pada resolusi. Jika gambar diperbesar maka gambar akan tampak kasar/kurang jelas. Selain itu gambar bitmap akan mempunyai ukuran file yang lebih besar.

   Vektor Image gambar yang dibuat dari unsur garis dan kurva yang disebut vector. Gambar vektor tidak tergantung pada resolusi. Jika gambar diperbesar maka gambit akan tampak halus/tidak akan terpecah. Selain itu gambar Vektor mempunyai ukuran yang lebih kecil.

Contoh Gambar :   

 

4. Monochrome Image merupakan sebuah citra yang hanya terdiri dari warna hitam dan putih yang diwakili oleh bit 0 dan 1.

 

 

Gray-scale Image merupakan sebuah citra yang hanya terdiri dari warna abu-abu yang memiliki tingkat keabuan (gray scale) yang berbeda-beda.

 

8-bit/24-bit Color Image merupakan sebuah citra yang setiap pixel-nya menyimpan informasi sebesar 8/24 bit.

 

 

5. Color Depth yaitu banyak bit atau pixel sebagai repesentasi warna. Contoh 24 bit merepresentasi 16.7 juta warna, 16 bit 65.536 warna dan 8 bit hanya 256 warna. Resolusi yaitu  jumlah pixel yang terdapat pada sebuah Image.

6. Image dengan color-depth 24-bit resolusi 800 x 600 maka ukuran file yang dihasilkan yaitu

= (800 x 600)(24/8)

= (480000)(3)

= 1.440.000 Byte = 1406,25 Kb = 1,373 Mb

7. Anti-aliasing adalah sebuah teknik memperhalus garis-garis miring dan melengkung pada sebuah Image yang ditampilkan di layar monitor.

8. Model warna pada printer yaitu Model CMYK (Cyan, Magenta, Yellow, and Key). Warna CMYK ini umum dipergunakan dalam pencetakan berwarna pada printer dan sering juga di sebut warna proses / empat warna.

9. RGB adalah singkatan dari Red – Blue – Green adalah model warna pencahayaan (additive color mode) dipakai untuk “input devices” seperti scanner maupun “output devices” seperti display monitor, warna-warna. HSV dan HSL menyusun kembali bentuk RGB agar lebih intuitif. Model pewarnaan HSV dan HSL dapat mengatur intensitas dan tingkat kecerahan warna.

10. Fitur pada software yang biasanya menggunakan model  HSV dan HSL yaitu Colors Selection.

 

Print Friendly

Hello world!

March 14, 2012 in Uncategorized

Welcome to Blog Universitas Widyatama Sites. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!

Print Friendly